79- Malu Setengah Hidup

1004 Words

Lisna mengernyit saat Zayn menghampiri sambil menuntun tangan putranya. 'Perasaan tadi masih ngambek, sekarang udah baikan aja,' batinnya. "Ade masuk dulu, ya?! Om mau bicara dulu sama ibu," ujar Zayn seraya membungkuk di hadapan anak itu. "Iya, Om," angguk Aga, ''tapi Om nggak akan pergi ninggalin Ade lagi kan?" "Enggak. Om janji, Om gak akan ninggalin adik lagi sekarang," sahut Zayn. "Sekarang Ade main dulu sama teman-teman, ya?! Om mau bicara sama ibu." "Iya, Om." Dengan patuh Aga mengangguk kemudian berlalu. Zayn kembali menegakkan tubuh lalu mengalihkan pandangannya pada Lisna yang sedang sibuk membantu membereskan meja bekas prasmanan. "Ayo kita bicara!" ajaknya. "Aku gak pernah bilang kalau aku mau bicara sama Mas,'' kilah Lisna. "Aku yang bilang dan kamu harus mau!" Lisna m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD