Anjani baru saja sampai di rumah, dia bernapas lega karena tadi Raka tidak melihat keberadaannya. Anjani juga meminta maaf kepada Haikal karena pulang lebih dulu, dengan alasan karena ada urusan mendesak. Sampai di rumah, senyumnya terbit melihat kedua anaknya yang tengah terlelap, sepertinya si kembar kelelahan karena bermain. Terbukti sampai tidur di ruang tengah dengan mainan yang masih berserakan. "Loh, sudah pulang. Mama kira kamu masih sama teman kamu, bukannya kalian lagi makan bareng?" Anjani menoleh mendapati ibunya yang berjalan dari arah dapur. "Udah selesai makan siangnya bentar. Ini pada pules banget, Ma, dari tadi waktu Mama chat aku?" tanya Anjani. "Iya, mereka makin aktif banget. Mama sama Mbak sampe kewalahan tadi, tapi kalau dikasih mainan dua-duanya anteng, eh ke

