Calon Potensial

1379 Words

Kania mengernyit selagi membuka sederet chat yang masuk dari suami paling menyebalkan versi Kania. Perempuan itu sudah pulang satu jam lalu dan Haidar sendiri yang mengantar sampai depan rumah. Jadi, wajar Kania heran alasan suaminya masih mengirimkan pesan-pesan rindu. Haidar : Ya ampun tega banget di read doang. Haidar : Kan? Haidar : Nanti video call ya kalau gue nggak banyak kerjaan. Setelah menikah Kania menemukan sisi lain dari sahabatnya, padahal sejak kecil mereka sudah berteman dekat. Kania baru tahu kalau Haidar bisa serius menjalani hubungan atau seben sedang memami peran sebagai suami. Kania : Udah fokus aja kerja cari uang halal yang banyak, kamu harus ingat sudah ada istri. Haidar : Demi lo apa aja deh gue lakukan. Kania berdecak, dia seolah membaca kalimat ala-a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD