23

1367 Words

[Fan, nanti malam kamu minum obat kuat ya? Kalian harus sering berhubungan. Ibu ingin cepat punya cucu, Fan. Siapa tau, bulan ini langsung jadi.] Pesan dari ibu mertua. Isinya memang sangat mengejutkan. Baru saja beliau kami puji, eh sekarang masalah ranjang beliau ikut mencampuri. “Mas, ibu kok wa gitu sama kamu?” “Ck! Ibu bener-bener ya? Aku saja malu pas bacanya. Apa ibu nggak ada perasaan begitu sih, sampai kirim wa kayak gini.” Aku hanya bergeming, mendengarkan keluhan mas Lutfan kepada ibunya sendiri. Meski ibu mertua sangat menginginkan cucu dari kami, tidak seperti itu juga caranya. Kita memang anak-anaknya, tapi ibu seharusnya tahu jika kita punya privasi. Tidak sepatutnya mencampuri masalah di atas ranjang kami. “Mas, balas ntar aja ya, kalau sudah sampai. Aku takut kamu ngg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD