“Kupikir, aku bisa lebih tegar sebagaimana yang pernah kuucapkan,” kenang Tre. “Membayangkan peristiwa yang dialami Vanessa, perasaanku campur aduk,” ungkapnya kemudian. “Sekarang, aku tak tahu di mana harus mulai mencarinya.” “Aku akan berusaha mencarinya juga. Semoga, masih ada harapan, jangan putus asa.” dukung Ben, paham betul yang berkecamuk di hati dan pikiran sahabatnya itu. “Bila pikiranmu tidak jernih, pasti sulit untuk fokus. Memang sulit, perasaan cemas akan datang silih berganti, tapi … aku yakin, Vanessa masih hidup. Jadi, apa rencanamu?” “Urusan penyelidikan sudah kuserahkan kepada kenalan Hakim Cody. Sebagai awal, aku akan mengurus keuanganku, alamat email baru dan sebagainya … .” “Takkan berguna jika alamat rumah masih sama. Kau harus mengganti seluruh identitas jika ing

