Bab 19 : Pulang

2413 Words

Hampir tak dapat dipercaya, kalimat Cody barusan. Bagai tetesan embun pada siang hari yang terik. Sepertinya memang tidak mungkin, mengingat rumor yang beredar kala itu, bahwa masa hukumannya bisa lebih dari itu. Kursi yang didudukinya tiba-tiba terasa lembek seperti donat, udara di sekitarnya menjadi lebih sejuk tetapi Tre yakin, bukan karena pengaruh AC. Hatinya memang merasakan perubahan itu seketika. “Ta-tapi … apakah kau yakin? Kudengar, masa hukumannya bisa lebih?” Pertanyaannya jelas membuat Cody tersenyum. Jarang ada orang yang terlalu lugu untuk mempertanyakan berita kebebasannya. “Benar. Pengadilan waktu itu memutuskan hukuman penjara enam tahun, dan entah mengapa dalam tinjauan berikutnya masa hukumanmu bertambah. Kurasa, persidanganmu itu hanyalah drama. Hukumanmu yang sesung

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD