“Tapi sayangnya, dia sudah menjadi milik seseorang.” Kalimat Si Tua Jenkins terus menggema di telinga Tre. Kenyataan itu menyebabkan cara berpikir otaknya tiba-tiba melambat. Ibarat sembilu yang menusuk hati, informasi itu tentu sangat menyakitkan. “Bertunangan? Tentu saja. Dia cantik.” Tre segera mengalihkan pandangan, supaya Jenkins tidak curiga. Ia belum bisa memercayai siapapun saat ini. Sarah Sue. Nama baru istrinya yang ternyata telah bertunangan dengan seseorang. Dalam waktu sekejap, Tre dipaksa menyadari bahwa saat ini, Vanessa bukan miliknya lagi. Masalahnya, itu bukanlah suatu kesalahan. Vanessa mengira dirinya kehilangan ingatan karena kecelakaan, dan tunangannya hanya bagian dari drama kehidupan di antara mereka berdua. Siapapun pria itu, tid

