Chapter 13

965 Words

PRAMUDINA MELATI     Aku menghampiri Alif di kelasnya di sisa jam istirahatku yang super singkat. Kalian tahulah, aku harus mengurus bayi dulu. Bayi besar yang hebatnya sudah ahli memerintah.             Saat melihatku di ambang pintu, Alif menarik diri dengan sopan dari teman-temannya kemudian berjalan menghampiriku. Tanpa sengaja, mataku menangkap gambar-gambar di Papan tulis. Gambar yang sangat kukenali.             “Kapten Gluck, pasti kerjaan lo,” kataku, membuka percakapan sambil menunjuk gambar kartun di Papan tulis dengan daguku.             “Kok lo tahu?” Alif tampak terkejut.             “Tahu kalau itu Kapten Gluck, which is your favorite, atau tahu kalau itu kerjaan lo?”             “Kalau itu Kapten Gluck. Plus…,” Alif menggantung kalimatnya seraya mencondongkan tubuh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD