Bagian 21 "Maria, ini Mas belikan bubur ayam. Kamu sarapan lah dulu!" Mas Fahri meletakkan plastik yang berisi bubur ayam tersebut di atas meja makan. Maria langsung mengambil dan segera membukanya. "Sekalian kamu ajak Ibu sarapan. Jangan makan sendiri. Kalian 'kan belum sarapan, sedangkan Mas dan Zahra sudah." "Iya, iya," sahutnya, terlihat kesal. Selang beberapa menit, Maria kembali lagi ke ruang makan. Disusul oleh Ibu yang berjalan di belakangnya. "Zahra, kamu sudah sarapan belum, Nak?" tanya Ibu. "Kami tadi sudah sarapan di warung, Bu. Tinggal Ibu dan Maria yang belum," jawab Mas Fahri. "Yah, enggak seru dong harus makan berdua sama Maria. Zahra, kamu temani Ibu sarapan, ya. Ibu sarapan di ruang tengah saja, malas di sini." "Kalau malas di sini, kenapa enggak keluar saja dari

