sixteen

1210 Words

Semalam aku membiarkan Al menenangkan dirinya, pagi ini ia sudah rapi dan berada di kamarku ketika aku keluar dari kamar mandi. Meskipun wajahnya masih sedikit ditekuk setidaknya ia sudah mau menghampiriku. "Masih ngambek?" ucapku sambil menyisir rambutku. "Nggak." Aku berdecak, "Oma semalam udah sms mama, minta maaf. Oma kena kompor temennya karena ngomongin status mama. Jadi oma emosi deh. Setiap orang tua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya Al. Termasuk mama ke kamu." Iya bener, semalam mama minta maaf karena sudah berlaku kasar, temannya mengucapkan kata-kata yang menyinggung perasaan mama. Sebenarnya aku sendiri tidak apa karena aku yakin mama juga ingin yang terbaik untukku, mama juga hanya tidak ingin mendengar orang lain menjelekkanku. Bisa jadi pula, mama hanya terlalu ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD