BAB 13 | Tidur Bertiga

1661 Words

Farel menghempaskan tubuhnya ke atas kasur setelah ia selesai membersihkan dirinya di dalam toilet. Ia menyanggah kepalanya dengan telapak tangan yang ia tekuk meninggi. Badannya ia posisikan menyamping, memperhatikan Fania yang sedang asyik melihat galeri di ponselnya. "Kenapa ya, Pak Gibran itu selalu ngikutin kita seharian ini?" Fania berdecak kesal. Entah sudah pertanyaan serupa ke berapa yang ia dengar sepanjang hari ini dari Farel. sejak mereka berdua bertemu di bioskop, Fania memang sudah menyadari gelagat Farel yang tampak kurang nyaman karena kehadiran Pak Gibran. Farel bahkan selalu menjawab ketus setiap Pak Gibran bertanya, dan anehnya Pak Gibran tidak pernah merasa tersinggung. Pria itu justru akan tersenyum lebar bahkan tertawa ketika mendengar nada bicara Farel padanya. "N

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD