"Siapa kau?" Ivy berdeham untuk menormalkan detak jantungnya yang tiba-tiba berdetak tak karuan hanya karena mendengar suara pria itu dan ditatap tajam olehnya. Mencoba bersikap biasa, Ivy pun berjalan menghampiri si pria misterius dengan rambut putihnya yang aneh. Padahal pria itu terlihat jelas masih sangat muda, mungkin seusia Alvin, tapi kenapa rambutnya seluruhnya putih seperti kakek-kakek? Ini jelas tidak normal. Si pria yang sedang merebahkan diri dengan santai itu bergegas bangun dan duduk karena melihat Ivy yang berjalan santai mendekati dirinya. "Seharusnya aku yang bertanya begitu, siapa kau? Kenapa diam di sini? Padahal ini area istana kediaman para putri raja. Dan lagi bisa tolong kau kembalikan Charlie?" Tatapan si pria tertuju pada anjing putra mahkota yang sedang

