Padepokan White Dragon

1208 Words

Tatapan Ivy tertuju pada sosok Clyde yang sedang duduk lemas di sebuah kursi yang ada di istana kediamannya. Ya, setelah kekacauan yang terjadi akibat ulah Pangeran Clint, semua orang sudah kembali ke kediaman masing-masing, termasuk Clyde dan Ivy. Karena mengkhawatirkan kondisi Clyde setelah insiden tadi, Ivy pun memutuskan untuk menemani pria itu sejenak di istana kediaman putra mahkota. "Apa kau baik-baik saja?" tanya Ivy setelah meyakini kondisi Clyde sudah tenang dibandingkan sebelumnya. Clyde mengangguk. "Ya, sudah lebih baik. Aku hanya syok Kak Clint selalu saja membenciku seperti itu. Dia selalu berpikiran buruk tentangku padahal aku tidak pernah seperti yang dia pikirkan." "Hm, apa dia selalu bersikap arogan seperti itu jika datang ke istana?" Clyde mengangguk. "Ya, sepert

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD