Suasana di ruang kerja utama kediaman keluarga Baskara terasa berat dan tegang, sangat jauh dari kelegaan yang seharusnya dirasakan setelah mendapatkan surat pengakuan lengkap dari almarhumah Sari. Dokumen yang disimpan di laci rahasia itu sudah diletakkan rapi di atas meja besar terbuat dari kayu mahoni bukti hukum yang sempurna untuk menutup kasus, membersihkan segala tuduhan, dan mengembalikan nama baik Andra serta Ayu sepenuhnya. Namun, satu kalimat pendek yang ditemukan Junaidi seolah menjadi bayangan gelap yang menutupi segalanya: “Jika aku gagal, carilah anak yang ditukarkan itu. Dia adalah kunci untuk membuka rahasia keluarga Baskara yang lebih dalam.” Andra duduk di kursi kerjanya yang megah, punggungnya tegak namun rahangnya mengeras tanda jelas bahwa sisi dingin, tegas, dan tak

