bc

MONDO NO MAN

book_age4+
0
FOLLOW
1K
READ
others
dark
drama
tragedy
sweet
humorous
heavy
serious
kicking
scary
like
intro-logo
Blurb

Then, I said to the man who held the power.

O man in Dhowik dress, how mighty you are with the rainbow colors on your body?

I really admire you. Am I praising you too much?

O my grandson, what I am wearing is a death gown, a charismatic symbol passed down from generation to generation for

meet God.

This is their wonderful creation. Are you ready to change places to meet God?

Right now I really don't want that. But before you go to be picked up by the angel, are you ready?

You tell me about Mondo no man's story?

I can hardly believe that he is a part

most important in history.

Behind the branches, Mondo tired of screaming his master couldn't hear. Maybe soon Mondo will die, gone without a trace.

#Muh. Amen Daeng Mattiro

chap-preview
Free preview
SI MISKIN DAN SI KAYA
Suatu hari terjadilah percakapan di antara mereka. “Wahai si miskin, hendak kemana kamu?” Tanya si kaya. “Aku hendak mencari seseorang. Aku ingin mengembalikan kalung emas yang jatuh di halaman rumahku. Aku merasa ia sangat membutuhkan kalung emas ini. Sebab kalung ini sama persisnya saat aku melihat pernikahan anak Raja Mesir di tahun yang lalu.” Jawab si miskin itu. “Tahukah engkau berapakah harga sebuah kalung emas itu?” Tanya si kaya. “Aku tak tahu, sebab aku tak memiliki angan untuk membeli kalung seindah ini.” Jawab si miskin. “Karena itulah aku memberitahumu bahwa kalung itu hanya dimiliki orang sekaya aku. Sebab beberapa hari lagi anak lelakiku akan meminang anak kedua dari Raja Mesir. Tentunya dengan kembalinya kalung itu dapat meringankan beban anakku. Semoga saja Nabi merahmatimu.” Kata si kaya. Beberapa hari berikutnya. Si miskin itu melewati rumah si kaya tersebut. Lalu si kaya bertanya padanya. “Wahai si miskin, hendak kemana kamu?” Tanya si kaya. “Aku hendak mencari seseorang untuk mengembalikan jubah sutera ini kepada pemiliknya. Aku tahu ia sedang membutuhkannya.” Jawab si miskin itu. “Wahai si miskin, Tuhan sangat merahmati kemuliaan hatimu. Aku sangat mengenal jubah sutera itu. Pemiliknya adalah orang tua dari isteriku. Semoga Tuhan memuliahkanmu.” Kata si kaya. Tak lama kemudian datanglah seorang lelaki muda menghampiri mereka. Lalu si lelaki kaya itu bertanya kepadanya. “Hendak kemana wahai anak muda yang gagah perkasa?” Tanya si kaya kepadanya. “Aku hendak mencari sang pemilik ukiran emas batu nisan ini. Aku ingin mengembalikannya segerah.” Jawab lelaki muda itu. “Wahai anak muda. Sudihkah engkau memberi amanat kepadaku? Aku tahu siapa pelukis emas itu. Kami saling mengenal baik satu sama lainnya. Beberapa hari lagi ia akan datang memenuhi undangan perjamuan di rumahku. Aku akan memberikan itu padanya.” Kata si kaya. Selepas itu, si miskin dan lelaki muda itu beranjak pergi. Tetapi si lelaki kaya berpesan kepada mereka agar esok pagi dapat hadir dalam perjamuan keluarga, sekaligus memberi beberapa hadiah sebagai ucapan kebaikan hatinya.Tibalahhari sebagaimana yang telah dijanjikan oleh si kaya kepada mereka. Sangat meriah dalam perjamuan itu. Tiba-tiba datanglah segerombolan orang berkuda. Itu adalah pasukan berkuda utusan Raja Mesir. Kata lelaki kaya. Kemudian ia mendekati mereka dan berkata. “Wahai para utusan Raja, kedatangan kalian merupakan kebanggaan bagi kami. Tetapi mengapa kalian tak memberitahu dahulu agar kami dapat menyambut kedatangan kalian dengan kemegahan.” Kata si kaya. “Kami tak membutuhkan atas itu. Kami diutus oleh Raja Mesir untuk mengambil kembali apa yang telah engkau akui atas mereka.” Kata seorang utusan Raja. “Maaf tuan mulia. Sesungguhnya kami belum memahami inti sari atasdatangnya tuan mulia kemari.” Tanya si kaya itu. “Kami kemari untuk mengambil kembali kalung emas, jubah sutera, dan ukiran emas batu nisan itu. Jika tidak, maka engkau akan menerima beban berat dari Tuan Raja.” Kata utusan raja itu.Kemudian mereka pun dibawa menghadap Tuan Raja Mesir untuk dipertanggungjawabkan atas perbuatan mereka.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Getting Back My Secret Luna

read
5.6K
bc

Begging For The Rejected Luna's Attention

read
4.6K
bc

The Warrior's Broken Mate

read
203.7K
bc

His Redemption (Complete His Series)

read
5.7M
bc

Lauchlan The Betrayed (book 2 of Hell in the Realm series)

read
71.0K
bc

True Luna

read
1.3M
bc

A Warrior's Second Chance

read
343.6K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook