Hari-hari berlalu seolah dengan cepatnya. Tanpa terasa, tiga bulan sudah Gita dan Niko bergabung serta melebur di dalam kesibukan PT. Coffie en Chocoa van Java. Selain waktu yang mereka ambil untuk mengikuti perkuliahan, konsentrasi keduanya benar-benar telah tertuju bagi pembenahan yang secara konsisten dilakukan untuk memperbaiki kinerja perusahaan. Dua kali dalam seminggu, Narendra senior selalu menyempatkan diri untuk berkantor dimana kedua anak muda itu berada. Dengan seluruh sisa energi, ia tanpa lelah menggembleng kedua anak muda yang kini menjadi tumpuan harapan untuk menjadi motor penggerak perusahaan yang sangat ia cintai. Tentu saja, dalam waktu sesingkat itu hanya salah satu dari ketiga orang anak didik saja yang mampu menyerap dengan hampir utuh seluruh ilmu dari Haryo Bagus

