78

1146 Words

Setelah badai gairah yang melanda sejak semalam hingga fajar tadi, suasana rumah terasa jauh lebih ringan. Victoria, dengan rambut yang masih sedikit lembap setelah mandi, tampak segar mengenakan kemeja kebesaran milik Alex yang menutupi hingga pertengahan pahanya. Dia bergerak lincah di dapur, membolak-balik pancake di atas teflon sementara aroma kopi yang kuat mulai memenuhi ruangan. Tak ada lagi ketegangan kaku seperti malam sebelumnya. Hari ini kantor libur, dan dunia luar seolah berhenti di depan pintu rumah mereka. Tiba-tiba, sepasang lengan kokoh melingkar di pinggangnya. Alex, yang sudah rapi namun terlihat lebih santai tanpa dasi, menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Victoria yang masih menyisakan aroma sabun dan jejak samar kemerahan dari perbuatan mereka sebelumnya. "Harum,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD