bc

Istri Reinkarnasi Mafia Cacat

book_age18+
35
FOLLOW
1K
READ
dark
contract marriage
family
HE
badboy
mafia
heir/heiress
drama
sweet
bxg
rebirth/reborn
like
intro-logo
Blurb

Sera Broklyn, putri seorang konglomerat yang dikhianati oleh pria yang sangat dia cintai sejak kecil—Leon. Anak yang dibesarkan oleh keluarganya. Namun pada malam ulang tahunnya, hidupnya direnggut dengan cara paling kejam.Ia dipermalukan di depan banyak orang, keluarganya dibunuh tepat di depan matanya, dan Leon—lelaki yang selama ini ia lindungi—ternyata adalah dalang segalanya. Bersama kekasih gelapnya, ia menertawakan Sera dan mengatakan satu hal yang tak akan pernah bisa Sera lupakan: “Harta keluargamu milikku. Dan ginjalmu… milik wanita yang kucintai.” Sera mati dengan mata penuh benci.Namun takdir memberi kejutan—ia terbangun kembali, di waktu sebelum semua tragedi bermula. Mendapat kesempatan kedua, Sera tak lagi menjadi gadis yang buta cinta. Kini ia memilih menikah dengan seorang mafia cacat, sosok berbahaya yang hanya dikenal sebagai Jarvis Jackson. Lelaki yang tak punya belas kasihan. Dia rela mengorbankan semuanya, demi balas dendamnya.

chap-preview
Free preview
Bab 1. Pesta Yang Menjadi Kacau
Lampu-lampu kristal berkilau di langit-langit ballroom hotel milik keluarga Broklyn, memantulkan cahaya hangat yang seharusnya membawa kebahagiaan di malam ulang tahun Sera Broklyn. Di sudut ruangan, Sera berdiri tenang dengan gaun merah darah yang membalut tubuh indahnya. Ini adalah malam spesialnya. Malam di mana ia akan mengumumkan pertunangannya dengan Leon. Laki-laki yang diadopsi oleh keluarganya, dibesarkan oleh ayah dan ibunya sebagai putra dari keluarga Broklyn. Dulu dia menganggap Leon sebagai kakak, tapi lambat laun cinta mulai tumbuh di antara mereka berdua. Sera mengembuskan napas pelan saat memandangi Leon dari kejauhan. Pria itu tersenyum padanya, senyum lembut yang selama ini dia lihat penuh dengan cinta. Leon berdiri di hadapannya, memegangi kedua tangannya dan tersenyum. "Sudah siap, menyambut pesta ulang tahunmu?” “Mommy dan Daddy belum datang, Leon. Apa kau sudah menghubungi mereka?” “Sudah. Daddy bilang mereka terjebak macet, sepertinya mereka tidak bisa datang tepat waktu.” “Lalu bagaimana? Apa kita harus mengundur acaranya?” “Tidak perlu, Sayang. Daddy dan Mommy sudah berpesan untuk memulai acaranya tanpa mereka. Dan kita bisa melakukannya sekarang.” “Baiklah jika begitu,” senyumannya terbit, “Aku sudah tidak sabar mengumumkan pertunangan kita, Leon. Aku ingin semua orang tahu akan hubungan kita.” “Aku pun begitu. Sekarang, kita lakukan. Biarkan semua orang tahu, bahwa Sera Broklyn, adalah milikku.” Leon menarik tangannya, membawanya ke tengah ruangan. Tepuk tangan meriah menyambut kedatangan mereka. Bisik-bisik para tamu undangan terdengar. “Betapa beruntungnya Sera, dia dicintai oleh Leon yang tidak memiliki cela itu.” “Bodoh. Yang beruntung justru Leon. Dia diadopsi oleh keluarga Broklyn, dijadikan sebagai Putra pertama dan sekarang ia akan mendapatkan Sera Broklyn yang begitu cantik lalu mewarisi seluruh kekayaan yang dimiliki oleh keluarga Broklyn. Bukankah dia anak pungut yang paling beruntung?” “Sst, pelankan suaramu. Jangan sampai ada yang mendengar.” Siapa yang tidak iri? Leon anak yang ditemukan saat hujan badai, anak gelandangan yang memiliki nasib baik setelah diadopsi oleh kedua orang tua Sera, akan memiliki seluruh kekayaan keluarga Broklyn setelah menikah dengan Sera. Sera dan Leon sudah berdiri di atas panggung, dengan sebuah mikrofon di tangan. Sera tampak gugup, tapi tak hentinya senyum bahagia terukir di wajahnya. “Se-selamat malam,” kata sambutan itu diucapkan dengan terbata, “Aku sangat berterima kasih karena kalian hadir di acara ulang tahunku. Dan kalian tahu malam ini tidak saja merayakan ulang tahunku, tapi menjadi malam bahagia yang aku nantikan selama ini.” Sera memandangi Leon, dan tersenyum manis. Semua orang bisa melihat betapa bahagianya dirinya. “Malam ini aku dan Leon, akan mengumumkan pertunangan kami.” “Wah... Selamat,” tepuk tangan terdengar. Sera menggenggam tangan Leon, bahagia berdiri di tengah-tengah ruangan itu. Banyak ucapan selamat atas kabar baik yang baru dia sampaikan. Acara itu berjalan meriah. Lagu ulang tahun pun dinyanyikan, namun, musik tiba-tiba saja berhenti, saat lagu potong kue dinyanyikan. Lampu meredup. Sera memandangi Leon dan tampak panik. “Apa yang terjadi?” Sera berbisik, tak mengerti. Leon hanya tersenyum, dan tiba-tiba saja, televisi LED yang ada di belakang mereka menyala. Sera menoleh dan detik berikutnya, dunia Sera runtuh. Sebuah video muncul—video dirinya. Dia dalam kondisi mabuk, pakaian berantakan, wajah memerah, suaranya terengah. Video yang jelas-jelas dipalsukan, namun tampil seolah nyata. “T–Tidak…” suara Sera tercekat. Kerumunan mulai ricuh. “Gila! Itu Sera?” “Putri yang terkenal sopan dan lemah lembut itu?” “Haha! Lihat gayanya!” “Lihat, siapa pria itu?” Tawa meledak dari segala arah, membungkam napas Sera. Para tamu, orang-orang terpandang, teman-teman bisnis keluarganya… semuanya menertawakannya. Sera merasa dunia berputar. Napasnya terputus-putus. “Tidak, ini tidak benar! Matikan itu!” Teriaknya. Tangannya gemetar ketika ia berusaha mematikan layar, tetapi Leon lebih cepat. “Jangan lihat, semua itu palsu!” Teriak Leon marah. “Tidak mungkin palsu, apa kalian lihat tadi?” “Itu jelas-jelas Nona Broklyn dan pria yang bersama dengannya itu? Bukankah dia penjahat yang paling disegani di kota?” “Tidak menyangka Nona Broklyn bisa melakukan perbuatan kotor seperti itu.” “Jangan-jangan itu pesta lajang?” Ha... Ha... Ha... Ha... Tawa terdengar dari segala penjuru “Tidak.. Tidak, aku tidak melakukannya. Itu bukan aku!” Teriak Sera frustasi. “Nona Sera benar-benar liar, mengadakan pesta lajang terlebih dahulu sebelum menikah!” “Kasihan Leon, dia akan mendapatkan bekas orang lain.” “Tidak, itu tidak benar. Leon, kau harus percaya. Itu bukan aku?” Sera memegangi tangannya. Namun, Leon menepisnya. Dia tampak kecewa, marah sekaligus malu. Sera menggeleng, air mata berderai. Cemooh, tawa penuh penghinaan, dan kekecewaan Leon membuatnya tak tahan berada terlalu lama di ruang pesta yang menjadi kacau. Dia berlari keluar dari ballroom, meninggalkan orang-orang yang menertawakan dirinya. “Sera, tunggu!” Leon mengejar, tapi langkahnya terhenti sebelum keluar dari ruangan. Dia hanya bisa memandangi kepergjan Sera, lalu kembali ke dalam ruangan untuk membubarkan para tamu. Di luar, hujan deras mengguyur. Sera tersandung dan jatuh, dia berlutut di jalanan yang basah. Gaun mahalnya kotor, rambutnya berantakan. “Kenapa?” teriaknya keras, “Kenapa ini terjadi padaku?” Ia terisak, menangis keras di bawah guyuran air hujan yang semakin deras. Siapa yang melakukan itu? Siapa yang ingin menghancurkannya? Ia bangkit dengan napas memburu dan berlari menuju mobil. Tatapan matanya buram. Beberapa kali dia hampir menabrak. Malam ini seharusnya menjadi malam yang penuh kesan, tapi justru menjadi malam yang begitu memalukan bagi dirinya. Sera memutuskan untuk pulang. Pintu rumah keluarganya sudah terbuka. Dan tanpa pikir panjang, Sera menerobos masuk. Rumahnya gelap, tapi mobil ayahnya masih terparkir. Dia melangkah cepat, “Mom… Dad…” Dia harap ayah dan ibunya ada di rumah. Tapi entah kenapa, sesuatu terasa salah begitu ia melangkah mendekat. Pintu rumah sedikit terbuka. Tidak ada suara. Tidak ada lampu. Hanya kegelapan. Sera masuk. Dan menemukan kedua orang tuanya sedang disekap, mulut disumpal, wajah mereka berlumuran darah. “MOM! DAD!” Sera menjerit dan berlari, namun seseorang muncul dari bayang-bayang dan menghantam belakang kepalanya. Dunia menggelap, Sera jatuh tak sadarkan diri. Dan dari balik bayang-bayang, seorang wanita muncul. Memegang sebuah senjata api dengan seringai jahat, dan tak lama kemudian, seorang laki-laki muncul dari balik ambang pintu.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

TERNODA

read
199.4K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.4K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.9K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
31.5K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
15.4K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
71.7K
bc

My Secret Little Wife

read
132.5K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook