Bab 19

1148 Words

Keduanya masih terpaku satu sama lain, kaget dengan situasi yang tiba-tiba terjadi. Rey menatap lekat kedua bola mata Rani, mengamati wajah ayu dan menggemaskan miliknya. Tanpa sadar, perlahan tangannya terulur menyentuh pipi Rani, mengelus rambutnya, dan dengan sangat hati-hati tangannya menarik belakang kepala Rani agar wajah mereka semakin dekat. Jangan tanya lagi bagaimana keadaan Rani saat ini, badannya terasa lemas seolah telah kehilangan seluruh tenaga. Wajahnya memerah seperti kepiting rebus, bahkan terlihat sangat merah dimata Rey yang membuat Rani semakin terlihat menggemaskan. Rey memejamkan mata, mulai mendekatkan bibirnya yang berjarak beberapa senti dari bibir Rani. Dengan cepat, Rani juga memejamkan mata, begitu merasakan sesuatu yang lembut dan hangat menyentuh bibirnya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD