Hari demi hari telah berlalu, namun hubungan antara Rey dan Rani tidak mengalami kemajuan. Rey akan memperlakukan Rani selayaknya seorang istri ketika di depan Indira, selebihnya dia menganggap Rani bagai benda tembus pandang yang tak pernah ada di hidupnya. Selesai sarapan, Rey dan Rani pamit pada Indira untuk berangkat kerja. Indira menyuruh Rey untuk mengantarkan Rani ke butik terlebih dahulu agar hubungan keduanya bisa lebih dekat, namun Rey menolak dengan berbagai alasan. Indira hanya bisa mendesah pasrah mendengar penolakan halus yang keluar dari mulut putranya. Dia bersyukur, setidaknya rumah tangga putranya masih baik-baik saja. Meski dia tahu, Rey masih berhubungan dengan Bianca secara diam-diam. Namun dia tidak bisa berbuat apa-apa, semakin ditekan Rey akan semakin berontak. J

