Seumur hidup, baru kali ini Susi merasakan begitu nyaman ketika bangun tidur. Apalagi saat ia menyadari bahwa ibunya telah membuka jendela kamar, udara yang sejuk membuatnya sangat ingin bergelung kembali dalam dunia mimpi. Namun suara berisik dari luar sangat mengganggu, hingga mau tak mau sang pemilik harus membuka matanya yang masih berat. Satu detik, Susi mengernyit. Dua detik, kening gadis itu berkerut. Tiga detik, dia mulai sadar. Empat detik, mulai terasa seperti mimpi. Lima detik, tidak mungkin pikirnya. Enam detik, mata indah itu mulai mengawasi sekelilingnya. Tujuh detik, tenggorokannya tercekat. Delapan detik, rasanya mau pingsan saja. Sembilan detik, mendadak tubuhnya menggigil. Sepuluh detik kemudian. "Aakkkhhhh...!" Teriak Susi ketika kesadarannya benar-benar sud

