Ari mengeratkan pegangannya pada kemudian mobil, bahkan jemarinya memutih. Entah apa yang membuat pria itu kesal, yang pasti Susi merasa sangat asing dalam keheningan. Sesekali matanya melirik wajah mengeras Ari yang terlihat menyeramkan, ia bahkan ikut merasakan ketegangan luar biasa. Degub jantung yang bertalu-talu serta keringat yang membasahi telapak tangannya. Baru berapa menit ia berada dalam mobil ini, tapi rasanya seperti jutaan tahun berlalu. Menyerah dengan keadaan dan suasana yang semakin mencekam, Susi menyandarkan tubuhnya kekursi. Membiarkan otot tubuhnya sedikit nyaman, seharian menghadapi situasi dan kondisi yang berubah-ubah tanpa prediksi sangatlah melelahkan. "Jangan sampe kamu ketiduran Sus, saya gak mau kerepotan bersihkan ilermu disana." Seketika kepala Susi meno

