"Gimana? Kamu ketemu Rana?" Aksa terdiam bisu. Tak tahu harus bagaimana menjawab pertanyaan sang mama. "Enggak ketemu?" tanya Ema lirih. Hanya anggukan kepala yang mampu Aksa berikan sebagai jawaban atas ketidakmampuannya. "Kenapa, Sa? Kenapa mencari satu orang wanita aja kamu enggak bisa?" tanya Ema kesal. Ada ketidaksukaan yang terpancar jelas dari raut wajahnya. Sungguh! Ema kesal. Sangat kesal pada Aksa yang dinilai tak becus dalam mencari Kirana. "Sudah satu bulan! Masa sampai sekarang kamu masih enggak bisa cari dia? Kamu ini gimana, sih?" cecar Ema mulai tak sabar. Dengan raut wajah tak senang, wanita paruh baya itu meninggalkan sang putra yang tampak diam tak bergeming di tempatnya. "Kirana ..., ke mana kamu pergi, sebenarnya?" tanyanya frustrasi. Tidak, Ema buka

