Perjodohan Masa Lalu

1360 Words

Dua puluh delapan tahun yang lalu. "Uuuch... Gemoy banget sih anak lo, Dhir." Noni mengelus gemas kedua pipi baby boy. "Iya dong, siapa dulu bapaknya," sahut Dhira santai sambil menggeser posisi tubuhnya yang ingin menyandar di sofa empuk khusus yang di letakkan di dalam kamar putra kecil mereka. "Dia mirip lo kali, enggak mirip laki lo," cibir Noni sekenanya. "Lah, kan aku maminya, wajar dong mirip aku." Menampilkan wajah bangganya. Noni berdecak kesal, akhir akhir ini, berdebat dengan Dhira bukanlah solusi yang tepat. Sejak hamil besar kemarin, Dhira menjadi lebih blak blakan dan tak mau kalah dalam beragumen. Setelah beberapa rekan bisnis Dhira bergantian untuk melihat wajah baby boy, akhirnya giliran Noni lah yang akan menghabiskan waktu dengan sahabat baiknya itu. Tak lama, mu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD