Azzam membawa Dina turun kearah dapur. Dina masih tetap dalam gendongan Azzam, ia mulai meronta ingin turun. "Mas, turunin ih.. Malu tau kalau di liat orang." "Biar aja, udah halal juga. Lagian ini masih pagi siapa juga yang mau lihat." Ucap Azzam sambil terus berjalan kearah dapur. "Mas laper, kamu masak buat Mas, ya!" Azzam menurunkan Dina saat sudah berada di dapur. Bi Asih yang melihat majikan mudanya itu kembali mundur kearah jemuran samping. Ia tidak ingin mengganggu suasana romantis majikan mudanya. Bi Asih tersenyum malu dan kembali menutup pintu samping dengan pelan. "Mas yakin mau makan masakan Dina?" "Yakin!" "Ya udah mas duduk di sini, tapi kalau masakannya tidak enak harap maklum ya! Dina sudah lama tidak masak di dapur." Ucap Dina sambil tersenyum dan membuka kulkas mel

