"Hasna, kamu yakin dengan pilihanmu ini?" "Maafkan aku Zam, ini yang terbaik untuk kita" "Tapi Hasna, aku sangat cinta sama kamu. Seperti janji kita, aku akan melamar kamu setelah kita lulus" "Azzam, aku tidak bisa, kamu tahu kan keinginan Ayahku" "Aku akan perjuangkan Hasna. Pliss Hasna apapun yang menjadi syaratnya aku akan usahakan" "Lebih baik kamu pulang sekaranag, aku takut Ayah melihat kamu masih disini dia akan marah padamu" "Baiklah, tapi beri aku waktu tiga bulan untuk memenuhi keinginan Ayahmu" Akupun melangkahkan kaki keluar dari rumah Hasna, hatiku sedih begitu mendapat pernyataan dari Ayah Hasna. Aku sangat mencintai Hasna, namun cinta kami harus terhalang oleh persyaratan dari orangtua Hasna. "Assalamualaikum Ummi!!" Ucapku saat memasuki rumah "Waalaikumsalam, kenap

