Siska : Hari ini aku bangun lebih pagi, ada waktu untuk membantu Oma menyiapkan sarapan. "Andra belum bangun, Sis?" tanya Tante Raisa. "Masih tidur, Tan." "Tolong bangunin, ya? Katanya hari ini dia mau anterin Tante," pintanya kemudian. "Ya." Aku berlalu meninggalkan dapur. Saat membuka pintu kamar, tampak Andra masih terlelap. Kubuka tirai jendela, berniat menyambut pagi ala Andra. Kurentangkan tangan, memejamkan mata, menarik napas dalam. Kuhembuskan kembali saat terasa sepasang tangan melingkar di pinggang. Andra menahan dagunya di pundakku. "Kenapa aku enggak dikasih ucapan selamat pagi?" bisiknya. "Morning, Andra-ku!" Kucium keningnya yang tepat berada di sebelah kanan. "Morning, Honey!" Andra membalas mencium pipiku. "Tante Raisa udah nanyain. Katanya mau nganterin?" "Mm

