30. Ulang Tahun Andra

2775 Words

Author : Dicky melajukan mobil menuju kampus Siska. Hari ini kebetulan dia tidak terlalu sibuk. Kadang jika sedang lelah, terbersit niat untuk berhenti menjadi sopir pribadi Siska.  Hanya saja segers ditepisnya. Karena jika itu benar terjadi, artinya dia adalah seorang pengecut yang mengkhianati kebaikan sahabatnya sendiri. Dicky memperlambat laju saat melihat sebuah mobil terparkir di pinggir jalan. "Itu mobil Papinya Andra, 'kan?" gumamnya. Untuk memastikan, dia berhenti dan melihat sejenak. Benar saja, Tuan Rahadi keluar dari mobil. Dia lalu melihat ke sebelah kanan bagian belakang. "Pasti bannya kempes," gumam Dicky lagi. Dicky turun, langsung menghampiri Pak Rahadi. "Bannya kempes, Om?" Dicky bertanya sambil membungkuk melihat ban mobil. Sebenarnya dia melakukan itu sengaja, b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD