“Mama, bisakah tenang dulu? Sebentar ya, Zello akan je;askan semuanya. Akan tetapi, mama jangan memotong ucapan Zello,” ujar Zello yang berusaha menenangkan sang mama terlebih dahulu. “Baiklah mama akan mendengarkan, sekarang cepat jelaskan.” “Tadi, Zello menemukan Keyzia sudah tergeletak di halaman rumahnya dengan kening yang sudah mengeluarkan cukup banyak darah. Selain itu, Keyzia juga sudah tidak sadarkan diri—“ “Bagaimana bisa, Zello?!” “Mamaku yang cantik, bukankah Zello sudah bilang untuk tidak memotong perkataan Zello terlebih dahulu hingga tuntas?” tanya Zello dengan senyum lelahnya. “A—ah, maaf hanya saja mama terlalu khawatir padanya,” jawab Zellin seraya menghela napas panjang. “Zello tidak tahu persis bagaimana kejadiannya, karena Zello sendiri pun baru

