Bab 22. Penyesalan Zello

1088 Words

Ia merasa malu, sungguh Zello benar-benar anak yang baik dan dewasa. Kania menjadi sedikit lebih tenang saat mendengar penuturan Zello barusan. Kania begitu beruntung sang anak dapat mengenal sosok Zello yang sungguh luar biasa. Ia harap, Zello dapat menjaga Keyzia dengan baik. Meski tidak tahu dimasa depan nanti apakah Zello dapat bertahan atau tidak, namun Kania hanya harus memikirkan untuk kehidupan yang tengah dijalani sekarang ini.   “Zello,” panggil Kania pada Zello yang masih setia berdiri tepat di hadapannya.   “Iya, tante?” balas Zello sembari mengadahkan kepalanya guna dapat melihat Kania dengan lamat.   “Tante benar-benar berterima kasih padamu, Zello. Selama ini, kamu sudah banyak membantu kami. Kamu juga selalu memperlakukan Keyzia dengan sangat baik. Sejak Keyzia mengen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD