“Lihat deh, lampunya lucu banget. Antik gitu.” Fira berujar dengan kegirangan ketika melihat lampu tidur berbentuk trapesium yang terletak di tas nakas pojok ruangan. Ini adalah ruang terakhir dan ruang paling pojok di rumah ini. keempat remaja itu sama sekali belum menemukan petunjuk apapun, bahkan tidak ada printilan kecil seperti mainan anak atau buku peninggalan tuan rumah sebelumnya. Deny sebenarnya tidak berharap banyak, tapi setidaknya ia memiliki keinginan menemukan sesuatu yang membuktikan keluarga ini tidak ada sangkut pautnya dengan pesugihan. Kalau keluarga Adiwijaya tidak memiliki pesugihan, maka a*u njegog bisa dibuktikan ketidak beradaannya. Dalam pencariannya Deny sempat berpikir, jika a*u njegog ternyata bukanlah hantu, lalu makhluk apa itu? Apa betul anjing sungguhan? K

