"Kita harus ngobrol! Aku ada rencana yang butuh bantuan kalian!" Deny terheran ketika jawaban ketiga orang yang sedang duduk berkeliling di karpet ruang tamu rumahnya sangat tidak sesuai eksprektasi. Seperti biasa sepulang sekolah, ketiganya kumpul lagi di rumah dinas milik Deny. Kali ini tak ada Karina yang menyuguhkan makan dan minum, maka remaja lelaki itu mrmperbolehkan ketiganya mengambil minum dari dapur secara langsung. Mungkinkah mereka kepanasan? Deny bermiat mengambil kipas sebelum dicegah Bima. "Kalian kenapa sih?" Ia melihat ketiga orang tersebut yang sibuk dengan dunianya masing-masing. Satu-satunya yang masih terlihat meladeni Deny adalah Bima. Bima memang terlihat ada beban sejak tadi, namun ia masih bisa mengesampingkan hal tersebut agar temannya merasa didengarkan. Den

