Selamat membaca~ “Kenanagan indah akan selalu terkenang dan berubah rasa, menjadi pahit.” Gavin Gibson Rajendra - Seperti biasa, ditengah kesibukan Adira dan Ayana mereka selalu meluangkan waktu untuk berkumpul dengan anak-anaknya. Membahas hal apa saja yang sudah mereka lalui hari ini. Itu adalah cara Ayana untuk bisa dekat dengan anak-anaknya. Namun seperti biasa, hanya ada dua anak dari ketiga anak mereka. Galen belum pulang, dan bahkan jika ia dirumah pun lebih memilih untuk mendekam didalam kamar, berteman dengan hilir angin malam, buku, dan alunan musik. “Abang ngga pernah ketemu sama Kak Ry di Kampus?” tanya Leta pada Gavin yang sibuk memainkan ponselnya. Gavin menengadah melihat adik kecilnya yang kini sudah beranjak dewasa. “Pernah sesekali, kenapa?” tanya Gav

