Selamat membaca~ - Matahari sudah menampakkan wujudnya bersama dengan sinarnya yang terang. Sena dan Joyra sudah bangun lebih awal dan memilih untuk menghabiskan waktunya di gazebo yang langsung memperlihatkan pantai dari sana. Mereka berdua sengaja ingin menunggu sunrise. Galen dan ketiga temannya datang, lagi dan lagi tidak sengaja memiliki waktu yang pas untuk bertemu Sena. Sena pun dengan cepat menyembunyikan separuh wajahnya dibalik hoodie yang ia kenakan. “Kenapa lo? Masih ileran?” tanya Adnan yang selalu berhasil membangkitkan amarah Sena. “Sialan. Suka banget ya lo, bikin gue uring-uringan.” Ucap Sena kesal. “Lagian segala ditutup hoodie.” Balas Adnan. Galen pun menggelengkan kepalanya heran melihat kucing dan anjing ini. Galen kini berjalan mendekat kearah Sena

