Terbongkarnya satu kebohongan

2008 Words

Selamat membaca~ - “Ada harapan yang harus ku jaga dan tidak bisa ku bikin kecewa.” Galen Gibson Rajendra   -             Sayup-sayup matanya mengerjap untuk bisa menyaring cahaya yang masuk kedalam bola matanya. Butuh beberapa waktu untuk Galen menyesuaikan matanya dan keadaan badannya yang masih lemas. Perlahan ia menoleh ke samping kiri, namun tidak menemukan siapapun disana. Ia pun menoleh ke samping kanan dan mendapati teman-temannya. Ya, tidak ada yang berbicara dengannya.             Galen bingung dengan reaksi temannya yang tampak memperlihatkan wajah sedih. Semua temannya aneh baginya “Gimana keadaan lo?” tanya Ben membuka suara. “Gue gapapa.” Jawab Galen.             Galen pun mengubah tidurnya menjadi duduk agar mudah untuk bercengkrama dengan teman-temannya. Sorot mata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD