Gemercik awan sendu mengalir membisikan kata-kata menyayat sanubari. Kesalahan demi kesalahan telah lalu berkelebatan memenuhi pikiran. Semuanya saling tarik ulur membentuk kepedihan tak berujung. Rasa bersalah serta ketakutan berkeliaran menumpuk di hati kecil mencetuskan penyesalan. Hari kemarin tidak bisa diulang lagi, bagaikan nasi sudah menjadi bubur mustahil seperti semula. Namun, seiring berjalannya waktu kesalahan-kesalahan itu bisa diperbaiki dan tidak untuk diulangi. Satu bulan berlalu begitu cepat, selama itu pula Elena menepikan diri dari dunia luar. Kesenangan yang pernah ia terima, nyatanya harus dikubur dan tidak untuk kembali lagi. Gemerlap nya dunia membuat Elena sanggup menyaksikan kemilau langit memancarkan kecerahan. Sang raja siang duduk di singgasananya dengan nya

