Hidup memang tidak pernah bisa ditebak, kadang kala hari ini tertawa terbahak, bisa saja sedetik ke depan air mata menganak bagaikan sungai. Semuanya tidak ada yang luput dari skenario Allah. Karena Dia-lah pemilik kehidupan di bumi ini. Setiap momen terlewati menyuguhkan kemilaunya masing-masing. Hadirnya cukup memberikan kenangan indah atau sekedar mengundang duka nestapa. Ikatan darah tidak bisa diputuskan begitu saja, sedalam apa pun, sebesar bagaimanapun kesalahan yang pernah diperbuat hanya akan dianggap angin lalu. Kenangan serta kejadian telah terlewati memang tidak bisa dihapuskan, kadang kala masih bisa mendatangkan air mata, juga menambah luka. Ikatan persaudaraan kadang kala bisa menimbulkan malapetaka, tetapi darah lebih kental daripada air. Kata maaf aan selalu ada pada

