Syarat Sebuah Hubungan

1993 Words
Kring.... Kring.... Kring..... Halo iya ma kenapa Kebiasaan salam dulu kenapa Denis Assalamualaikum Ma Kamu hari ini libur apa dinas? Libur kenapa ma? Nah kebetulan kamu libur, kamu pulang sekarang ga pakai sejuta alasan Emang ada apa ma? sudah deh kamu pulang duluan nanti mama kasi tahu ada apa 30 Menit kemudian Denis sudah sampai di rumah orang tuanya. Assalamualaikum Waalaikum salam, akhirnya anak mama pulang, masuk sini Den Mama memangnya ada perlu apa Ma kok sepertinya mendesak banget minta Denis pulang? Iya mendesak banget, mama mau minta antar kamu pergi belanja soalnya papa ga bisa antar Ya ampun mama kirain ada apa ternyata cuma belanja doang kaya ada yang penting banget Eh belanja itu penting banget ya menyangkut kesejahteraan sejuta umat Memang umatnya siapa aja ma kok sampai sejuta sendiri. Kletak.... aduh ma sakit kok Denis dijitak si ma Emang Enak dijitak, rasain tuh Hadeww susah punya mama Anarkis. Mama juga susah punya anak ganteng tapi ga laku - laku... Ngomong - ngomong Den kamu masih normal kan? Maksud mama apa sih Iya kamu masih doyan sama mahkluk yang namanya wanita kan? Ya masih lah ma, mama ini mikirnya kok bisa gitu si ma Lha habisnya kamu ga pernah kenalin cewek ke mama, kirain kamu punya kelainan Den Buyset dah punya emak kok gini banget ya Hahahahaha sontak mereke tertawa bersama. Ma... Denis tunggu disini aja ya ma, kalo mama sudah selesai belanja telp Denis aja Ok, kalo mama sudah selesai belanja mama telp kamu, kamu jangan kemana - mana Sudah kamu cuci mata saja siapa tahu ada cewek cantik dan khilaf mau kamu jadikan mantu mama Ok Bos, siap laksanakan. hehehehe Selama berkeliling pusat perbelanjaan tiba - tiba saja Denis melihat sosok yang tidak asing baginya Adeera... Dari kejauhan Denis hanya mampu melihat dan menahan amarah ketika melihat Adeera bersama Davi Terlihat begitu bahagianya Adeera bersama Davi, canda tawa yang selalu terlihat membuat Denis merasa begitu menyakitkan, kenapa ketika bersamanya Adeera menjadi seseorang yang dingin dan tidak sehangat yang dia tunjukkan ketika ia bersama Davi. Tidak tahan menahan rasa cemburnya Denis lantas mendatangi Adeera. Hai Ra, Sontak sapaan Denis membuat dua orang yang sedang bersenda gurau menoleh secara bersamaan Eh Bang Denis... Denis menyadari ada perubahan raut wajah yang dilihatkan Adeera. Lagi makan siang ya? boleh gabung ga, Davi yang melihat Denis hanya keheranan, Adeera pun melihat keheranan Davi Oya mas Davi kenalin ini Bang Denis Danis dan Davi saling berjabat tangan untuk berkenalan. Boleh gabungkan saya disini? tanya Denis tanpa basa basi ke Davi O iya ga papa gabung aja biar rame, Davi pun jawab sebagai tanda keramahannya. Ngomong - ngomong kalo ga salah kamu bukannya Komandan yang waktu itu pernah jaga di kantor ya? Iya, saya yang jaga di kantor kalian beberapa saat yang lalu. Sudah lama Den kenal Adeera? atau waktu jaga kemarin kenalannya? Kita teman lama, kebetulan kita baru ketemu lagi ga sengaja waktu saya jaga kemarin O ya? kenal dimana Den sama cewek limited edtion ini Ih apaan sih mas Davi kok Rara dibilang gitu? Ya memang kamu tipe limited edition, antik dan layak diperjuangkan Davi melihat Adeera dengan pandangan teduh dan memuja, dan itu membuat Adeera salah tingkah. Hal itu tidak lepas dari pandangan Denis yang tentu saja membuatnya cemburu dan tidak suka. Saya sudah kenal Adeera 10 tahun yang lalu ketika Adeera masih SMA. Dan saya mantannya Adeera meskipun hanya sesaat. Sontak jawaban Denis yang blak - blakan membuat Davi dan Adeera sedikit kaget.. Adeera pun dibuat kelimpungan dengan jawaban Denis yang to the point. Oya mas Davi kita balik kantor yuk keburu telat, dengan cepat Adeera mengalihkan topik pembicaraan Davi pun mengiyakan ajakan Adeera untuk segera kembali ke kantor. Maaf ya Den kita duluan keburu telat balik kantor, pamit Davi Ok, senang sudah mau berkenalan sampai ketemu lagi Ra... hati - hati ya. Selama perjalanan kembali ke kantor Davi dan Adeera hanya diam Mereka sibuk dengan pikirannya masing - masing setelah bertemu dengan Denis Ra... Mas Davi boleh tanya ga? Akhirnya Davi memulai pembicaraan terlebih dahulu Tanya apa mas? Beneran Denis itu mantan kamu? Deg.... pertanyaan yang sebenarnya dihindari oleh Adeera Iya, tapi cuma bentar mas, dan itu sudah lama banget dan Rara ga ada perasaan sama Bang Denis Tapi kalo mas Davi lihat sepertinya Dia masih ada perasaan sama kamu. Ngaco mas Davi, emang kelihatan dari mana?jangan mengada - ada deh mas Ra, Mas Davi ini sama cowoknya sama Denis jadi mas bisa lihat. Kalo kamu sendiri sekarang gimana ke Denis? Gimana apanya mas? Rara ga maksud deh Kamu apa suka sama Denis Menurut Mas Davi gimana? Lha kok malah tanya balik si Ra? Ya yang mas Davi lihat gimana Mas Davi ga ngerti Ra kamu sulit ditebak, ekspresi kamu sangat datar banget Ra.... Mas Davi suka sama kamu, Mas Davi pengen kamu jadi bagian hidup Mas Davi. Tanpa basa basi Davi langsung mengungkapkan perasaannya ke Adeera. Adeera pun kaget dan kelimpungan dibuatnya. Eh mas Davi salah makan ya? Mas Davi apa lagi latihan katakan cinta mas Rara kamu ini bisa - bisanya bercanda ya, Davi gemas dibuatnya dan mencubit pipi Rara Auww sakit tahu mas jangan cubit - cubit kenapa? pipi Rara kan jadi ga perawan lagi Dasar perusak suasana kamu Ra, Denis hanya membelai kepala Rara dengan sayang Ra, mas Davi serius, Mas Davi ga latihan katakan cinta, mas Davi suka sama kamu Kamu mau ga terima mas Davi? Harus dijawab sekarang ya mas? Tahun depan boleh ga jawabnya? Raraaaaa.... bisa - bisanya ya kamu Kalo kamu bisa jawab sekarang mas Davi seneng banget tapi kalo kamu butuh waktu untuk menjawab ya mas Davi juga ga papa, mas Davi ga maksa harus di jawab sekarang. Jujur Rara itu nyaman banget kalo deket sama Mas Davi. Mas Davi baik dan sabar banget. Tapi untuk lebih jauh lagi saat ini Rara masih belum siap Mas. Saat ini Rara belum siap untuk buka hati buat semua cowok, Rara masih nyaman untuk sendiri. Mungkin jawaban Rara tidak sesuai dengan harapan Mas Davi, tapi Rara ga suka menggantung dan kasi harapan palsu, Rara pengen semua jelas tanpa ada yang ditutup-tutupi dan itu biar hubungan kita tetap nyaman dan tidak ada rasa canggung satu sama lain. Rara boleh tanya ga mas? Apa? Kenapa mas Davi suka sama Rara? Padahal yang antri daftar mau jadi pacar bahkan mau jadi istrinya Mas Davi aja buanyaaakkk nya pakai kebangeten, mana cantik - cantik lagi. Kamu beda Ra dari semua cewek yang pernah mas Davi kenal Rasanya jawaban Mas Davi itu umum banget deh dan itu selalu diucapkan semua cowok kalo lagi PDKT sama cewek. Kamu tau bedanya antara kamu dengan cewek - cewek yang Mas kenal? Ga tahu, rasanya ga ada bedanya, kebetulan aja Mas Davi lagi kasmaran jadi lihat Rara beda Bedanya kamu sama cewek - cewek lain itu kamu lebih rasional dalam hal perasaan, Seperti jawaban kamu tadi ga perlu waktu lama untuk menjawabnya, kamu lugas dan apa adanya kamu tegas sama perasaan kamu sendiri dan ga harus menggantung perasaan seseorang Kamu mandiri dan kamu smart itu yang Mas Davi suka dari kamu, dan kamu bisa menempatkan antara perasaan dan logika kamu diwaktu yang tepat meskipun terkadang kamu lebih mengutamakan menggunakan logika kamu ketimbang perasaan kamu. Sekarang mas Davi tanya sama kamu, kenapa kamu belum siap membuka hati buat cowok? Kalo dipikir - pikir usia kamu juga sudah cukup dewasa untuk ke arah menjalin hubungan dengan seseorang Apa ada alasan khusus atau kamu pernah trauma di masa lalu? Bukan karena Denis kan Mas Davi kalo beli mobil, baju atau apapun selalu bandingkan terlebih dahulu ga? Mobil, baju atau barang yang lain buat mas Davi sifatnya sementara atau selamanya akan dimiliki? Hubungannya pa Ra denga pertanyaan Mas Davi? Mas Davi jawab aja dulu pertanyaan Rara Tadi Mobil, baju atau yang lain sifatnya sementara dan kemungkinan bisa kita jual lagi atau kisa kasi orang lain. Sebelum membeli barang - barang itu ya pastinya Mas Davi pasti akan milih dan membandingkan satu sama lain dengan jenis barang yang sama untuk dapat yang bagus dan yang nyaman untuk Mas Davi pakai. Sama halnya dengan kita ketika akan pilih pasangan kan mas? barang yang sifatnya sementara aja kita berusaha memandingkan dan ingin dapat yang terbaik apalagi pasangan yang sifatnya permanen dan untuk selamanya pastinya kita jauh lebih selektif lagi iya kan mas?Terkadang setiap orang selalu berargumen bahwa ga bisa kita banding - banding kan antara satu orang dengan orang lain tapi buat Rara itu tidak berlaku, ketika akan menentukan siapa yang akan jadi pasangan Rara akan membandingkan setiap cowok yang dekat dengan Rara. Dengan membandingkan bukan berarti Rara merendahkan para cowok - cowok itu tapi Rara menghargai cowok - cowok itu dan Rara sendiri agar kedepannya tidak akan saling menyakiti tapi yang ada saling menghargai. Permasalahan sekarang apakah ada cowok yang mau terima syarat yang Rara ajukan sebelum kita siap berkomitmen? Mungkin hanya ada 1 dibandingkan seribu yang bisa menghargai syarat yang Rara mau. Memang apa syarat kamu Ra? apa seberat itu hingga akan banyak yang ga bisa terima? Bagi Rara untuk menjalin sebuah hubungan tidak harus Rara punya perasaan suka atau cinta terlebih dahulu, karena perasaaan itu akan datang dengan sendirinya dengan berjalannya waktu dan karena kita terbiasa dengan pasangan kita dan itu lebih natural dan lebih tulus karena kita sudah mengetahui semua sisi yang ada dalam diri pasangan kita. Ketika menjalin hubungan Rara ga mau ada kekangan satu sama lain. Biarkan pasangan kita masing - masing untuk menjalani hubungan dengan orang lain jika ingin membandingkan apakah memang kita ini yang terbaik atau tidak dengan catatan semua itu dilakukan dengan persetujuan bersama bukan dengan cara diam - diam atau selingkuh. Tetap hargai hubungan yang terjalin dan kita putus baik - baik dan silahkan menjalin dengan orang baru itu. Sekiranya ternyata dengan pasangan baru kita tidak mendapat kenyamanan selagi kita masih jomblo kita bisa memberikan kesempatan kedua jika kita menginginkan untuk balikan lagi. jika ternyata kita lebih nyaman dengan pasangan baru kita ya kita harus mengikhlaskan dia untuk bahagia. Ga perlu menunjukkan hal - hal yang baik di depan pasangan kita tapi sebisa mungkin hal - hal jelek tunjukan sebanyak-banyaknya pada pasangan kita jadi mereka bisa nerima ga kejelekan kita, kenapa kebaikan ga perlu ditunjukan karena pastinya setiap orang akan lebih mudah menerima kebaikan dari pada kejelekan. Sekecil apapun jangan pernah ada kebohongan karena hubungan itu landasan dasar yang harus dijaga yaitu kepercayaan. Luar biasa sudut pandang dan cara berpikirmu Ra, ga semua orang bisa berpikir seperti kamu, Mas Kira dulu kamu ga pernah pacaran karena pastinya punya standart yang ga jauh - jauh dari standart cewek - cewek pada umumnya, ternyata ini penjelasan kamu yang jujur buat mas Davi speakless. Jujur mas Ragu apa bisa mas bisa terima syarat kamu tentukan itu Ra, Mas takutnya mas ga bisa mengihklaskan kamu jika ternyata kamu nyaman dengan yang lain. Jangan pernah memaksakan sesuatu yang ga mas Davi yakin untuk menjalaninya karena nantinya akan menyakiti Mas Davi sendiri. Kamu memang beda Ra dari mantan mas sebelum - sebelumnya. Mungkin usia kamu jauh lebih muda dari Mas Davi tapi kedewasaanmu tidak dapat dipungkiri Ra, semakin susah Mas Davi berpaling ke yang lain. Seandainya Mas Davi setuju dengan syarat hubungan yang kamu sampaikan apa kamu mau kasi kesempatan ke Mas Davi untuk bisa memenangkan hati kamu Ra? Mas benar - benar siap dengan syarat Rara? bukan karena terpaksa atau terobsesi kan? Mas akan berusaha Ra, bukan karena terpaksa atau terobsesi, karena kalo Mas ga berani terima syarat kamu berarti mas ga bisa menghargai kamu dan kalo kata kids zaman Now mas Cemen hahahaha. Gimana Ra kamu mau kasi kesempatan ke Mas Davi? Saat ini Rara masih belum siap untuk buat komitmen dengan seseorang Mas, Rara masih enjoy dan menikmati status Rara saat ini. Sekali lagi maaf ya mas Rara belum bisa buat komitmen dengan Mas Davi. Ga papa Ra kita lalui prosesnya sama - sama, seperti kata kamu berjalannya waktu akan tumbuh sendiri perasaan kamu dan itu Mas Davi tunggu dan Mas Davi akan berusaha membuat kamu bisa menerima mas Davi apa adanya. Makasi ya Mas.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD