Esok harinya, polisi benar - benar bisa mengungkap fakta jika Lucia adalah pembunuhnya. Karena semalam Lucia dihantui rasa bersalah dan justru menyerahkan diri seperti orang gila. Rupanya Bian menyuruh orang untuk menakut - nakuti Lucia sehingga paginya Lucia menyerah. Pada saat itu juga, Fatwa terbebas. Tentu saja orang yang datang menjemputnya adalah Bian. Sebenarnya pemuda itu ingin sekali menikahi Fatwa. Namun, karena kondisi Dimas yang sedang kacau membuatnya tidak tega berbahagia di atas penderitaan kakaknya. Sehingga Bian berniat menunda untuk sesaat. "Fatwa, kamu tinggal di sini untuk sementara waktu bersama Aurel. Intinya tenangkan diri kamu dan buatlah sebahagia mungkin. Jangan pikirkan hal - hal yang bisa membuat kamu stres dan bersedih. Ingat, kejadian kemarin itu bukan sala

