“Ayah, Bunda, sama Aca mana, Than?” tanya Devan saat menonton TV di ruang keluarga. “Pergi kondangan.” Dengan mulut penuh keripik kentang, Ethan menjawab sampai sebagian keripik menyembur keluar dan terhambur di lantai. “Jorok banget lo, Than.” Devan menutup mulutnya seolah mau muntah. “Adek gue lebih jorok lo masih cinta,” balas ethan tak mau kalah. “Jorok-jorok juga dia masih cantik. Gue pulang deh,” ucap Devan sembari berdiri dengan wajah muram. Ia keluar dari kediaman Rudi dengan berbagai macam perasaan dan pikiran yang bergelut di hati dan otaknya. Perubahan sikap Aca padanya benar-benar membuatnya khawatir. “Semoga yang gue pikirin salah,” gumamnya pelan. Saat ini ia hanya bisa berdoa semoga semua kan baik-baik saja. Di apartemennya yang sepi, De

