Bara mengejar Adel di lorong kampus, Adel berusaha mengabaikannya tetapi langkah Bara lebih lebar dan kini ia berdiri di hadapan Adel menghalangi langkahnya. “Adel, aku ingin bicara sama kamu,” seru Bara. “Aku sedang buru-buru, aku harus pergi,” ucap Adel. “Adel, aku mohon maafkan aku atas kejadian kemarin. Aku sungguh tidak berniat kasar padamu,” ucap Bara. Adel hanya diam membisu. “Kamu boleh memukuliku yang penting kamu bisa memaafkan aku. Aku mohon maafkan aku, kemarin aku terlalu cemburu. Kamu akhir-akhir ini semakin dekat dengan Raka dan kita semakin menjauh, tolong maafkan aku,” seru Bara terlihat penyesalan di matanya. “Aku tidak suka pria kasar,” ucap Adel. “Aku janji tidak akan mengulanginya lagi, maafkan aku,” seru Bara. Akhirnya Adel luluh karena melihat tatapan penuh

