"Kenapa diam?" Florence bingung dengan apa yang di lakukan Hugo kepadanya sejak tempo hari. Dia tak ingin berharap lebih karena dia sadar posisinya sebagai ibu pengasuh. "Florence, mama nyuruh aku nikah. Makanya mereka datang kesini." Florence mengerutkan kedua alisnya bingung kenapa Hugo tiba tiba menceritakan itu semua kepadanya. "Kenapa tuan mengatakan itu semua kepadaku?" "Karena aku nggak mau kamu sampai salah paham dan menilai ku yang macam macam." "Hah?" beo Florence. Dia semakin bingung dengan yang terjadi pada Hugo. Tak biasanya Hugo seperti itu. "Apa tuan mabuk? Kalau iya, biar aku ambilkan pereda mabuknya." Florence ingin turun dari pangkuan Hugo tapi tangan Hugo menahan Florence dan malah memeluk Florence erat. "Aku nggak mabuk," jawab Hugo cepat. "Lalu kenapa?"

