Bab 12

1123 Words

Florence sejak tadi berada di kamar Julian. Dia juga sudah mendengar dadi kasak kusuk para pelayan yang membicarakan tentang Hugo yang akan menikah. Di kamar Julian Florence terlihat melamun. Dia gelisah dan juga tak tenang. "Aku ini kenapa? Padahal aku tak ada masalah tapi kenapa malah gelisah begini." gumam Florence bingung. Di lantai bawah terlihat sekali jika wanita itu terus mencuri pandang pada Hugo tapi Hugo tak meliriknya sama sekali. "Begini Mariam, kami kesini berniat menjodohkan putri kami dengan putra mu Hugo. Aku dengar dia masih belum mempunyai pasangan. Dan lagi putriku juga single. Bukankah mereka sangat cocok?" Mariam diam dan melirik Hugo yang terlihat tak berminat sama sekali. Terlihat jelas dengan gelagat Hugo saat ini yang terus sibuk bermain ponselnya. Ternyat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD