Florence termenung di tempatnya setelah keberangkatan Hugo dan Gerald. Sejak tadi hatinya juga tak tenang. Tapi dia enggan bercerita. Mariam yang melihat itu bertanya tanya, apa kiranya yang sedang di pikirkan oleh Florence saat ini. "Florence, kamu kenapa? Ada yang ganggu pikiran kamu?" tanya Mariam lembut. Florence tergagap, dia langsung menggeleng karena takut jika Mariam tak suka kalau Florence jujur dengan apa yang sedang dia pikirkan. "Bilang sama aku, apa yang bikin kamu nggak tenang kayak gini?" Florence ragu tapi dia memberanikan diri untuk berbicara pada Mariam tentang apa yang dia rasakan karena bagaimana pun Mariam akan menjadi ibu mertuanya nanti. "Oma, aku nggak tahu ini benar apa salah. Tapi aku ngrasa kalau bakal terjadi sesuatu sama Hugo. Entah dari lawannya atau ora

