Dua Puluh Tujuh

1227 Words

Libur lebaran di depan mata, penggantiku masih belum ada. Mas Prima berkali-kali memastikan bahwa aku tidak akan langsung pergi sebelum mendapat pengganti. Meeting tadi pagi menginformasikan tanggal berapa kami akan mulai cuti Lebaran dan tanggal berapa masuk kembali. Begitu masuk nanti, majalah akan siap terbit. Mas Prima membagi tugas dan aku, diberi tugas yang tak kalah banyak. Dia ingin menahanku kah? Seminggu menjelang Lebaran adalah quality time bagi keluarga kami. Dimana bang Iky akan lebih sering menginap karena kantornya mulai libur. Gantian dengan jadwal menginap di rumah orangtua mbak Astrid. Selama menginap Faza akan menginvasi kamarku, menguasainya dan membuatnya menjadi kapal yang habis dibombardir lawan. Berantakan. Aku ingin menjauhkan diri dari ponsel, dari segala hal y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD