“Woahh, jadi kita akan liburan dipantai om?” tanya Skylar pada Gabriel yang diangguki begitu saja oleh Gabriel. Pria itu senang dapat melihat wajah penuh antusias gadis itu. “Tapi… sebenarnya kenapa tiba – tiba mengajakku liburan sih?” gadis itu masih penasaran rupanya ketika belum mendapatkan jawaban atas pertanyaannya tadi. “Memangnya apalagi? Tentu saja untuk honey moon bersamamu.” “Ck, dasar gila.”gumam Skylar seraya memainkan jari telunjuknya miring didepan dahinya. Gabriel beranjak dari duduknya ketika salah seorang pramugara mengatakan bahwa pendaratan telah selesai dan membukakan pintu jet. Pria itu menarik pinggang Skylar untuk berjalan disisinya yang diikuti begitu saja oleh gadis itu karena malas untuk berdebat lagi dengannya. “Selamat datang Tuan Miller. Saya akan melapork

