Gabriel secara sengaja memindahkan arah wajahnya, menuju leher Skylar. Menghirup disana dalam – dalam kemudian mengusakkan hidung mancungnya disana membuat gadis itu meremang secara perlahan. Tak hanya diam disana, Gabriel beralih mendekat menuju telinga Skylar, berbisik dengn begitu lembut dan dalam… “Sudah siap membayar hutangmu hari ini sayang?” telinga gadis itu tiba – tiba memerah tanpa dapat dikendalikan. “Ah, aku ingat. Kau juga harus ku hukum karena berani berduaan dengan pria lain selama kutinggal pergi. Jadi anak nakal, hukuman apa yang pantas untuk kau nikmati hm?” “Om, ayolah~ jangan bercanda seperti ini. Kau terlihat benar – benar menakutkan.” Rengek Skylar sembari menunduk gadis itu merasa ngeri sendiri melihat ekspresi m***m Gabriel yang begitu dekat didepan matanya. Kare

