
Yuki Saputra adalah seorang pemuda penyihir yang hidup dalam kedamaian di desa kecil yang tersembunyi di antara lembah hijau. Di dunia penuh sihir dan keajaiban, dia telah belajar mengendalikan kekuatan magisnya sejak usia muda. Meskipun hidupnya sederhana, dia memiliki impian besar untuk menguasai ilmu sihir yang lebih tinggi dan menjelajahi dunia yang luas di luar desa mereka.Suatu hari, Yuki memutuskan untuk melatih kemampuannya di hutan terlarang yang terletak di luar desa. Hutan itu dipenuhi dengan kekuatan magis yang kuat dan makhluk-makhluk mistis yang tak terduga. Meskipun dianggap terlalu berbahaya bagi seorang pemula seperti Yuki, dia merasa terpanggil untuk mengeksplorasi hutan tersebut.Berbekal tongkat ajaib warisan dari gurunya, Yuki memasuki hutan dengan hati penuh semangat dan kewaspadaan. Langkahnya yang ringan melintasi pepohonan tinggi dan rerumputan lebat. Cahaya matahari yang menerobos melalui celah-celah daun memberikan sentuhan magis pada suasana yang tenang.Tiba-tiba, Yuki merasakan getaran aneh yang mengalir melalui udara. Dia merasa ada sesuatu yang tak terlihat yang mengintai di antara pepohonan. Hati-hatinya, dia melanjutkan perjalanannya, mencoba mencari tahu asal getaran itu.Tiba-tiba, sebuah siluet muncul dari balik semak-semak di hadapannya. Dengan cepat, Yuki mengangkat tongkatnya, siap untuk menghadapi apa pun yang akan muncul. Namun, saat siluet itu semakin dekat, Yuki tersentak kaget. Itu bukan makhluk mistis yang menyeramkan, melainkan seorang wanita muda yang tampak ketakutan dan kelelahan."Siapa kau?" tanya Yuki dengan suara hati-hati, meski tetap siaga.Wanita itu menatap Yuki dengan mata cokelat yang penuh ketakutan. Rambut cokelatnya yang panjang terurai di atas bahunya, dan pakaiannya yang tampak kotor dan lecek menunjukkan bahwa dia telah mengalami perjalanan yang sulit. Terlihat jelas bahwa dia adalah seseorang yang tidak familiar dengan hutan ini."Aku... Aku adalah Agnes," jawab wanita itu dengan suara lemah, "Putri Kerajaan Auroria."Yuki terkejut mendengar kata-kata itu. Agnes adalah putri kerajaan yang legendaris, dikenal karena kecantikannya yang memikat dan hati yang lembut. Dia adalah salah satu orang yang paling terkenal di seluruh kerajaan. Tetapi mengapa dia ada di hutan terlarang ini? Apa yang membuatnya kabur dari istana?Mata Yuki melihat ekspresi takut yang tergambar jelas di wajah Agnes. Tanpa ragu, Yuki merendahkan tongkatnya dan menghampiri wanita itu dengan hati lembut."Apa yang terjadi, Agnes?" tanya Yuki dengan penuh perhatian.Agnes terisak lemah. "Aku... Aku kabur dari istana. Aku... aku tidak bisa lagi hidup dalam keadaan terkekang. Aku merasa terjebak dalam peraturan-peraturan dan ekspektasi yang ditimpakan padaku. Aku ingin kebebasan untuk menjalani hidupku sendiri."Yuki merasakan empati yang mendalam terhadap Agnes. Dia juga merasa terbatas dalam kehidupannya di desa, meskipun dalam skala yang berbeda. Dia telah bermimpi tentang petualangan dan kebebasan yang lebih besar. Keduanya saling memahami keinginan untuk menjalani hidup mereka dengan cara yang mereka pilih."Jika itu yang kau inginkan, Agnes, aku akan membantumu," kata Yuki tegas.Agnes menatap Yuki dengan pandangan harap-harap cemas. "Tapi bagaimana kita bisa pergi dari sini? Aku tidak mengenal jalan-jalan ini."Yuki tersenyum dengan tulus. "Jangan khawatir, Agnes. Aku adalah seorang penyihir, dan aku memiliki pengetahuan dan kekuatan untuk membimbing kita melalui hutan ini. Bersamalah, kita akan menemukan jalan menuju kebebasan yang kita impikan."Dengan hati yang bersemangat dan tekad yang kuat, Yuki dan Agnes berpegangan tangan, siap menghadapi petualangan mereka yang tak terduga. Dalam perjalanan menuju kebebasan, mereka tidak hanya akan menemukan keajaiban dunia sihir, tetapi juga menemukan cinta yang akan mengubah hidup mereka selamanya.Perjalanan Yuki dan Agnes dalam mencari kebebasan dan cinta yang abadi akan terungkap lebih lanjut dalam bab-bab selanjutnya dari novel ini.

