Sudah 2 bulan lebih Satria meninggalkan Ayla tanpa pamit. Hari-hari Ayla lewati dengan penuh kesabaran, tangis, ketegaran yang ia bangun sendiri. Sangat sulit selama kehamilannya yang akan menginjak 3 bulan ini, ia lalui sendiri. Saat ia ngidam, tidak ada yang ia minta bantuan. Ayla mencoba untuk menahannya. Selama 2 bulan lebih ini juga, ia selalu menutup-nutupi semua nya dari sang Ibu. Ayla tak ingin jika sang Ibu kepikiran. Ayla juga belum memberitahukan soal ia dijadikan istri kedua oleh Satria. Ia takut, takut jika ibu nya marah dan berakibat pada kesehatannya. Ayla juga masih tetap bekerja di cafe, ia takut jika nanti nya Satria melupakan nya dan anak nya begitu saja. Memang Satria tetap mentransfer uang untuk nya, tapi saat ia mencoba mengirimkan pesan tak ada balasan satu pun

