Reinhard yang lebih dahulu turun dari mobil dan berjalan menuju ke kamarnya. Sedangkan Agata, ia masih sempat untuk menurunkan barang-barangnya dari bagasi mobil. Walau pun Shem sudah mengatakan akan ada pelayan yang membantu untuk mengangkat semuanya sampai di kamar Nyonyanya. “Shem, apa kamu lupa? Aku juga seorang pelayan, Shem. Aku bukan Nyonya di rumah ini. Kamu sepertinya terlalu menghayati peran yang saat ini sedang aku jalani,” kekeh Agata. “Nyonya, jangan bicara begitu, saya mohon. Anda membuat saya sReiih.” Shem bersungguh-sungguh mengatakannya. “Tiga minggu lagi, Shem. Tiga minggu lagi, kita akan berpisah Shem. Kamu yang paling baik selama ini, tentu saja Paman Pablo, Simon, Bibi Yona dan semuanya. Kalian semua baik, hanya Tuan mu saja yang, yah ... begitulah.” Agata lalu

